BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Setelah kurang lebih lima bulan menjalani perawatan di kantor BKSDA Kalteng SKW II Pangkalan Bun, saat ini Orangutan yang sempat alami luka bacok di bagian kepala kondisinya sudah membaik dan siap dilepasliarkan ke habitatnya.
Kasi BKSDA Kalteng SKW II Pangkalan Bun Dendi Setiadi mengatakan, bahwa kondisi Orangutan yang diberi nama Lintang sudah sehat, setelah menjalani perawatan secara intensif oleh dokter hewan dari Orangutan Foundation Internasional (OFI). Tampak lukanya sudah kering dan kondisinya mulai pulih total.
"Berdasarkan hasil cek medis oleh TIM kedokteran hewan dari OFI, mereka telah merekomendasi hari ini juga sudah bisa dilepas liarkan ke habitatnya," kata Dendi, Senin, 14 Juni 2021.
Lanjutnya, Dendi menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Primata yang dilindungi tersebut akan segera dilepasliarkan ke habitatnya di Suaka Margasatwa Lamandau.
"Nantinya Lintang akan dilepasliarkan bersama dengan Beruang Madu hasil Rescue petugas BKSDA di markas TNI Lanud Iskandar Pangkalan Bun beberapa waktu lalu," tuturnya.
--page
Orangutan jantan berusia sekitar 25 tahun dengan berat 59 kilo tersebut, sebelumnya sempat dibacok di bagian kepala hingga terluka parah oleh warga di desa Lempunyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, pada 31 Januari 2021 lalu.
Orangutan tersebut dibacok, lantaran diduga telah merusak kebun pisang milik warga. Akibatnya Orangutan mengalami luka menganga di kepala sepanjang 11 cm dengan kedalaman 4 cm. (DANANG/B-5)









