BORNEONEWS, Sampit - Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur memantau pengumuman kelulusan Sekolah Dasar (SD) serentak di wilayah itu. Hal ini dilakukan guna memastikan penerapan protokol kesehatan di sekolah-sekolah.
"Pengumuman ada yang lewat dalam jaringan (daring) ada luar jaringan (luring) diatur oleh sekolah masing-masing. Tapi kami tetap pantau, "ujar Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim, Muhammad Yamin, Selasa, 15 Juni 2021.
Adapun, soal pengumuman secara daring maupun luring tergantung kebijakan dan kondisi masing-masing sekolah. Sebab, tidak semua sekolah terutama di pelosok, dapat melakukannya secara daring.
"Kami mengimbau agar semua sekolah tidak melakukan perayaan-perayaan yang bisa membuat berkumpulnya banyak orang. Ini demi keamanan para peserta didik juga," katanya.
Ia berharap, pengumuman kelulusan di tengah pandemi Covid-19 ini, tidak mengurangi makna dan kebahagiaan para peserta didik serta para orang tua yang menerima hasil kelulusan.
--page
Untuk diketahui jumlah SD yang ada di Kotim yakni sebanyak 368, meliputi 311 sekolah negeri dan 57 sekolah swasta. Jumlah itu tersebar di 17 kecamatan yang ada di Kotim. (MAGANG 2/B-5)









