BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Yulistra Ivo Azhari Sugianto Sabran menilai pendampingan dan pemberdayaan diperlukan oleh Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
“Pegiat UMKM memerlukan adanya pendampingan dalam memberdayakan fungsinya secara kreatif dan inovatif,” ungkap Ivo Sugianto Sabran.
Ia melihat jika dibandingkan dengan perusahaan, pemilik UMKM masih belum memiliki sistem atau infrastruktur untuk bekerja secara online.
Menurutnya, pelaku UMKM juga perlu mengambil langkah-langkah strategis untuk menjaga eksistensi usahanya secara mandiri, salah satunya dengan menyesuaikan dengan perubahan perilaku konsumen akibat pandemi Covid-19.
“Maka dari itu langkah-langkah penyelamatan dilakukan oleh Pemerintah,” ungkapnya.
--page
Ivo Sugianto Sabran mengutarakan bahwa pemerintah telah memberikan berbagai stimulus kepada pelaku UMKM dengan menggunakan Dana Insentif Daerah (DID), Bantuan Langsung Tunai dan Program UMKM Berkah melalui PT Bank Kalteng.
“Upaya yang telah dan masih saat ini dilakukan pemerintah untuk membangkitkan ekonomi khususnya bagi pelaku UMKM tentunya memerlukan dukungan dari seluruh pihak, “ tandasnya. (HERMAWAN DP/B-7)









