BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat memimpin secara langsung Rapat Tim Rencana Aksi Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tingkat Kabupaten Kapuas tahun 2021, bertempat di Aula Bappeda setempat.
Bupati Kapuas menyampaikan sejumlah pesan dan harapannya dalam rapat tersebut, bahwa jangan sampai terjadi konflik sosial di wilayah Kabupaten Kapuas.
Lebih lanjut, dia mengatakan yang mana ditinjau dari luas wilayah yang sangat luar biasa, kemudian memiliki penduduk yang heterogen.
“Yang harus kita waspadai adalah adanya pihak-pihak luar yang masuk ke wilayah Kabupaten Kapuas dengan membawa sifat adu domba, perselisihan dan lain sebagainya," ucapnya, Selasa.
Untuk itu, lanjut dia harus mengantisipasinya secara berjenjang dari tingkat kabupaten sampai ke tingkat kecamatan atau desa,” tuturnya.
--page
Sementara itu, Dandim 1011 Kuala Kapuas, Letkol Inf Ary Bayu Saputro mengatakan, kegiatan ini bisa disampaikan juga ke tingkat kecamatan, kelurahan/desa atau pihak RT. Disamping itu, ia pun meminta untuk bersama-sama secara aktif mengecek peredaran minuman keras dan narkoba.
“Kami siap memback up pihak polisi apabila diperlukan untuk memberantas penyebaran ini, demi mewujudkan Kabupaten Kapuas yang aman dan kondusif,” ucapnya.
Hadir dalam kegiatan ini dari perwakilan Polres Kapuas, Kejaksaan Negeri Kapuas, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Kapuas dan para undangan lainnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)









