PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelaksana Tugas atau Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, H Nuryakin mengatakan bahwa sektor usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM merupakan sektor yang diminati selama masa pandemi Covid-19 ini.

"Sektor UMKM merupakan usaha yang sangat diminati oleh sebagian besar masyarakat di Kalimantan Tengah di tengah pandemi Covid-19," kata Nuryakin pada Kamis, 24 Juni 2021.

Hal ini disampaikan Nuryakin saat membacakan sambutan Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran dalam opening ceremony Festival UMKM dan Pariwisata Digital Kalimantan Tengah di Aula Jayang Tingang dan ditayangkan secara virtual.

Menurut Nuryakin, Provinsi Kalimantan Kalimantan Tengah merupakan Provinsi terluas kedua di Indonesia setelah Provinsi Papua, dengan luas satu setengah dari Pulau Jawa atau kurang lebih 15,4 Juta Hektar yang terdiri dari 13 Kabupaten dan 1 Kota, 136 Kecamatan, 139 Kelurahan dan 1.432 Desa, dengan jumlah penduduk 2,67 Juta Jiwa atau dengan sebaran 17 jiwa per kilometer persegi.

"Jumlah UMKM Kalimantan Tengah per 1 Juni 2021 adalah sebanyak 64.087 unit, yang terdiri dari usaha menengah sebanyak 309 unit, usaha kecil sebanyak 3.363 unit dan usaha mikro sebanyak 60.415 unit," tuturnya lagi.

--page

Jumlah UMKM ini menurutnya mengalami kenaikan yang sangat signifikan semenjak munculnya wabah pandemi Covid-19, yang jumlah semula per Desember Tahun 2019 berjumlah 40.568 UMKM.

"Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan ekonomi dan penerapan protokol kesehatan yang selama ini dikeluarkan oleh pemerintah daerah, sinergi dan dukungan dari stakeholder Daerah, mampu menopang kinerja UMKM di tengah terpaan krisis dan memberikan kepastian dalam berusaha," jelasnya.

Selain itu menurutnya sebaran pelaku UMKM juga berada di tempat wisata yang ada di Kalimantan Tengah, keterkaitan ini tidak mungkin terpisahkan bahwa keberadaan UMKM merupakan faktor pendukung untuk kemajuan Wilayah wisata dan sekitarnya. (TESTI PRISCILLA/B-5)