BORNEONEWS, Sampit - Syarat melampirkan surat keterangan sudah divaksin bagi orang tua atau wali murid calon peserta Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berdampak terhadap permintaan vaksin di puskesmas.
Banyak orang tua atau wali murid yang mengajukan vaksinasi di puskesmas, namun tidak semua bisa terlayani.
“Target kami per hari 100 orang yang divaksin. Tapi kalau ketersediaan vaksin masih memadai, kami layani tiap hari bisa sampai 160 orang sehari,” kata Kepala Puskesmas Ketapang I, Elmi Mulyani, Minggu 27 Juni 2021.
Pelayanan vaksinasi dibuka sejak pagi dan berakhir pukul 14.00 WIB. Ada 10 tenaga kesehatan yang dilibatkan bertugas memberikan pelayanan vaksinasi kepada warga Kotim.
Saat ini pelayanan vaksinasi diprioritaskan bagi lansia di atas 60 tahun, pra lansia di usia 50 tahun ke atas, pelayanan publik, pedagang, tenaga pendidik dan penerima vaksin tahap 2 yang sudah melaksanakan vaksin tahap 1.
--page
Menjawab keluhan masyarakat yang banyak kecewa karena tak kebagian vaksin, Elmi menjelaskan, pelayanan vaksinasi tak dibatasi. Masyarakat bisa datang dan akan dilayani bila ketersediaan vaksin memadai.
Selain melayani penerima vaksin tahap 2, pihaknya juga memprioritas lansia, pelayanan publik, tenaga pendidik dan pedagang. Pihak puskesmas berupaya memberikan pelayanan vaksinasi dengan semaksimal mungkin.
Meski Elmi meminta masyarakat tetap bersabar dan memantau setiap informasi yang diumumkan di puskesmas maupun pengumuman dari Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur. (MAGANG 2/B-6)









