BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), akan melaksanakan program pemberian beasiswa kepada anak putus sekolah yang berada di desa-desa. Dengan harapan nantinya, bisa ditugaskan kembali ke daerah asal mereka.
"Program tersebut bukan hanya sebatas beasiswa sekolah saja, namun juga biaya hidup kami berikan," ujar Bupati Kotim Halikinnor, Senin, 28 Juni 2021.
Program beasiswa tersebut diberikan, sebagai upaya dari Halikinnor untuk mengatasi kekurangan guru dan tenaga kesehatan di pedalaman.
Karena selama ini, tidak sedikit Aparatur Sipil Negara (ASN) baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau tenaga kontrak yang minta pindah ke kota, atau bahkan mangkir dari tugas, karena berada di pedalaman.
"Untuk mengatasi itu, kita mencari putra daerah yang memang tinggal di desa tersebut. Sehingga, mereka dibiayai untuk sekolah atau kuliah, dan dibuat perjanjian saat lulus kembali bertugas di desa mereka," kata Halikinnor.
--page
Minimal nantinya ada 2 hingga 3 orang yang akan dibiayai sekolah dan kebutuhan makan minumnya. Program tersebut diharapkan dapat mulai dilaksanakan pada 2022 mendatang.
"Mudah-mudahan tidak ada kendala, sehingga program tersebut bisa terwujud," harap Halikinnor. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)









