BORNEONEWS, Sampit - SMP Negeri 9 Sampit berkomitmen akan melaksanakan apapun peraturan pemerintah terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang rencananya dilaksanakan 12 Juli 2021 ini.
"Apapun yang terjadi kami tetap melaksanakan peraturan yang ada," kata Kepala SMP N 9 Sampit, Supriyono, Jumat 9 Juli 2021.
Supriyono berharap orang tua memaklumi kondisi tersebut. Dirinya pun tak mau memaksakan PTM, meski hampir seluruh orang tua berharap bisa segera dilaksanakan saat tahun ajaran baru ini.
"Setiap orang tentu ada yang pro dan kontra dalam menyikapi sebuah kebijakan," tegasnya. Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, hingga saat ini belum mengeluarkan surat edaran terbaru terkait pembelajaran tatap muka bagi sekolah tingkat TK, SD, dan SMP sederajat, yang rencananya dilaksanakan 12 Juli ini.
"Yang pasti kami harus bijak dalam menyikapi kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah," ujar Supriyono.
--page
Sementara Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah sudah memastikan mengundur PTM menjadi tanggal 20 Juli 2021 bagi sekolah tingkat SMA/SMK. (USAY NOR RAHMAD/B-6)









