BORNEONEWS, Sampit - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 9 Sampit, menggelar lokakarya atau workshop, Rabu, 14 Juli 2021. Ada 27 orang yang mengikuti lokakarya meningkatkan profesional kompetensi guru itu.
Kepala SMPN 9 Sampit, Supriyono mengatakan, dalam lokakarya tersebut, guru-guru diberikan penjelasan dan pelatihan dalam menyusun KTSP (kurikulum tingkat satuan pendidikan) .
Adapun pelatihan yang diberikan di antaranya, penyusunan silabus, pembuatan RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran) darurat pandemi, penentuan KKM (kriteria ketuntasan minimal), serta kriteria kenaikan dan kelulusan peserta didik.
"Kegiatan ini kami laksanakan selama tiga hari sejak 14 Juli 2021-16 Juli 2021 mendatang. Dengan pemateri dari Dinas Pendidikan Kotim dan pengawas pembina sekolah, " kata Supriyono.
Dirinya berharap, melalui kegiatan ini guru-guru di sekolah itu dapat meningkatkan kompetensinya. Sehingga, kualitas guru khususnya, di SMPN 9 Sampit menjadi lebih baik.
--page
"Saya juga berharap guru-guru mengikuti workshop ini dengan serius agar ilmunya dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari," pungkasnya. (USAY NOR RAHMAD/B-7)









