BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Suparmadi mengingatkan seluruh guru di wilayah itu agar tidak menerima sogokan dalam bentuk apapun. Apalagi saat ini baru saja melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
"Penerimaan peserta didik baru telah dilaksanakan hendaknya tidak ada embel-embel apapun terkait itu," kata Suparmadi, Senin, 19 Juli 2021.
Menurutnya, PPDB merupakan momentum rawan terjadi tindak penyogokan terhadap guru dan kepala sekolah. Hal ini biasanya guna memperlancar misi orang tua atau wali memasukkan anaknya di sekolah tertentu.
"Kami sangat paham soal itu, tidak usah ada sogok-menyogok. Ini dapat berdampak tidak baik bagi keberlangsungan sekolah anak," katanya.
Diakui Suparmadi, masih ada saja kemungkinan oknum guru dan kepala sekolah yang menerima titipan dari luar. Namun hal itu hanya sebagian kecil. Pihaknya pun tak dapat berbuat banyak soal itu.
--page
Kendati demikian, dirinya mengimbau agar orang tua atau wali siswa mengenal potensi anak-anak mereka. Sehingga dapat menentukan sekolah yang tepat dan sesuai dengan kemampuan anak.
"Makanya jangan ada anggapan sekolah favorit. Semua sekolah itu baik. Pemerintah pun telah berkomitmen agar pemerataan pendidikan dapat terwujud," pungkasnya. (USAY NOR RAHMAD/B-7)









