SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Siswa- siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri atau SMPN 4 Sampit, merasa terbantu dengan adanya pembagian buku dari pihak sekolah. Menurut mereka, dengan buku fisik ini tak perlu bingung mencari bahan pelajaran di internet. 

"Dari pada harus susah-susah cari di internet dengan buku lebih mudah," ungkap Rindiani, siswi kelas IX, SMP Negeri 4 Sampit, Kamis, 22 Juli 2021. 

Hal senada diungkapkan Risky Aprolianingsih, dirinya mengaku senang dengan dipinjamkannya buku pelajar dari sekolah tersebut. 

"Sangat mudah, tinggal tanggung jawab menjaga buku yang dipinjamkan agar jangan sampai rusak," kata Risky. 

Seperti diketahui hampir semua sekolah di Kotawaringin Timur, saat ini kembali melaksanakan pembelajaran jarak jauh. 

--page

Di SMP Negeri 4, sekolah membagikan sebanyak 8.300 buku kepada siswa selama belajar dari rumah. 

"Meski belajar dari rumah dan dalam jaringan tetap kami beri buku. Tidak ada alasan bagi siswa untuk tidak belajar," tegas Kepala SMP Negeri 4 Sampit, Suyatmi. 

Sekolah membagikan buku mata pelajaran bagi 830 siswa dari kelas 7 hingga kelas 9. Ada 10 mata pelajaran yang dibagi, berarti ada 8.300 buku yang dibagikan.

Buku-buku tersebut dipinjamkan kepada siswa selama 1 semester. Semester selanjutnya dikumpulkan untuk diganti kembali dengan buku semester 2.

Hal itu dilakukan sekolah agar siswa terbiasa belajar dengan buku. Meski sekolah daring buku tetap efektif menjadi bahan ajar di masa pandemi saat ini. 

--page

"Tidak semua siswa bisa memanfaatkan telepon pintar untuk belajar. Paling juga sebentar. Lebih lama mainnya. Dengan buku maka mereka akan dipaksa belajar. Memang harus dipaksakan," katanya.

Kendati demikian, Suyatmi berharap bila pandemi ini bisa dikendalikan sekolah dapat melaksanakan belajar tatap muka kembali. Menurutnya ada bagian-bagian yang banyak tidak bisa dilakukan ketika belajar daring maupun jarak jauh. Salah satunya ada pendidikan karakter bagi para siswa. (USAY NOR RAHMAD/B-5)