PANGKALAN BUN –

BORNEOMEWS, Pangkalan Bun - Semenjak dibukanya layanan oksigen di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Barat (Kobar) untuk masyarakat isolasi mandiri sejauh ini ketersediaan oksigen masih aman dan permintaan dapat teratasi.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kobar, Geger Suwarmono menyampaikan, permintaan oksigen bagi masyarakat yang menjalani isolasi Covid-19 dan pasien umum yang membutuhkan oksigen, masih dapat terlayani dengan baik.

"Rata - rata perhari untuk pengisian tabung kecil 3 meter kubik sebanyak 90 tabung. Sedsngkan untuk kapasitas BPBD siap isi 192 tabung kecil 3 meter kubik, jad masih longgar banget," kata Geger saat dikonfirmasi Borneonews, pada Selasa, 3 Agustus 20201.

Sementara itu, untuk layanan pengisian tabung yang besar yaitu 6 meter kubik, menginap dulu dan di isi langsung ke mesin, dengan kapsitas sebanyak 25 tabung per 30 jam.

"Untuk tabung besar terbatas, karena kabupaten lain juga ikut ngisi tabung oksigen di Kobar," tuturnya.

--page

Kelonggaran permintaan oksigen, tentu ini merupakan hal baik. Sebab, meningkatnya permintaan oksigen pada saat itu dibarengi dengan meningkatnya jumlah pasien positif Covid-19 yang saturasi oksigennya rendah. Sehingga ketika permintaan menurun, tentu dibarengi juga pasien Covid-19 mulai banyak yang sembuh.

"Ratusan pasien dalam perawatan beberapa sudah sembuh dan tidak semuanya memerlukan oksigen. Sehingga 90 tabung perhari ini tidak hanya melayani pasien Isoman, tetapi juga pasien penyakit umum lainnya tetapi memerlukan asupan oksigen untuk kesembuhannya," jelasnya.

Seperti disampaikan sebelumnya, adapun syarat bagi masyarakat ingin mendapatkan oksigen yaitu wajib menyertakan fotokopi KTP pasien, fotokopi KTP pengambil tabung oksigen dan surat pengantar dari puskesmas atau rumah sakit.

"Untuk pengisiannya kami lebih memprioritaskan pengisian tabung oksigen ukuran kecil demi efektifitasnya. Untuk layanan dibuka sekitar pukul 08.00 WIB hingga 15.30 WIB. Pengisian di luar jam tersebut masih dilayani hanya untuk kondisi emergency atau darurat," jelasnya.

Geger menambahkan, untuk harga pengisian kami mengacu pada aturan HET yang telah ditetapkan Bupati Kobar sejak tahun 2019. Bahkan untuk pengisian tabung oksigen ini juga telah diberikan subsidi. Biasanya dipasaran harga pengisian tabung kecil ukuran 1 M³ berkisar antara Rp 85 ribu - 100 ribu, di BPBD Kobar harganya Rp 75 ribu. Sedangkan untuk tabung besar ukuran 6 M³ harganya dipasaran sekitar Rp 200 ribu setelah disubsidi Rp 150 ribu.  (DANANG/B-5)