BORNEONEWS, Sampit - Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur saat ini berupaya meningkatkan kualitas pendidikan non formal. Salah satunya melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Kepala Seksi Peserta Didik dan Pengembangan Karakter Pendidikan Usia Dini dan Pendidikan Nonformal Disdik Kotim, M Noor Aqbar mengatakan, pihaknya mengumpulkan tutor pendidikan kesetaraan yang nantinya akan dijadikan tim pengembang kurikulum.
"Jadi kami telah memgumpulkan tutor pendidikan kesetaraan. Mereka nanti akan dijadikan tim pengembang kurikulum untuk pendidikan kesetaraan," katanya, Minggu, 8 Agustus 2021.
Dia menambahkan, PKBM ke depannya akan mendapat bantuan dari Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus untuk melaksanakan kegiatan kurikulumnya.
Pendidikan kesetaraan atau nonformal ini tidak hanya sekadar pendidikan kognitif seperti pendidikan formal. Tapi juga vokasional dan keterampilan hidup. Dengan harapan, setelah lulus para peserta didik memiliki keterampilan.
"Sekarang baru disusun programnya, harapan ke depannya pendidikan kesetaraan ini bisa lebih bermartabat dan berkualitas," pungkasnya.
Semantara itu, Ketua PKBM Eka Bahuri, Suhaidi menambahkan untuk saat ini PKBM Eka Bahurui merupakan satu-satunya PKBM di Kalimantan Tengah yang dipercayai pemerintah pusat dalam penyusunan kurikulum ini.
--page
Ke depannya, diharapkan kurikulum ini dapat berjalan dengan baik dan akan ada imbasnya bagi PKBM lainnya yang ada di Kotim.
"Rencananya ada 5 PKBM yang akan menjadi sasaran pengimbasan kami, itu setelah kegiatan penyusunan kurikulum operasional diselesaikan oleh kami," tuturnya. (USAY NOR RAHMAD/B-11)









