SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wajah tersangka pencurian 16 iPhone di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) familiar bagi sejumlah pedagang di pertokoan itu. Ternyata, tersangka sehari-hari bekerja sebagai kuli panggul di Pasar Mangkikit Sampit.

"Pelaku pencurian ini sebetulnya pendatang baru dan bekerja sebagai kuli panggul sayur," kata Kapolsek Ketapang, AKP Samsul Bahri, Sabtu, 14 Agustus 2021. 

Tersangka menempati salah satu rumah kosong di sekitar kawasan eks Golden Theater. Berdasarkan informasi itu, polisi pun bergerak dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti curian. 

"Atas dasar informasi masyarakat itu, petugas gabungan Resmob Polres Kotim dan Polsek Ketapang langsung melakukan penangkapan," imbuhnya. 

Polisi menangkap tersangka Z pada Sabtu dinihari, 14 Agustus 2021. Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 16 unit iPhone beserta kotaknya, beserta sejumlah kelengkapannya, serta baju dan sarung yang digunakan tersangka saat melakukan pencurian.

Aksi pencurian ini dialami Toko iPhone Reaktor, salah satu toko jual beli telepon pintar, di PPM Sampit, Rabu, 11 Agustus 2021. Saat itu dilaporkan  pemilik toko ada sebanyak 20 unit iPhone yang dicuri. Namun hasil penyelidikan petugas dan penangkapan tersangka hanya ditemukan 16 unit iPhone. 

--page

"Makanya kami sempat kesulitan, kemarin dilaporkan oleh pemilik toko 20 unit. Namun berubah lagi jadi 16 unit," ucap Samsul Bahri. (USAY NOR RAHMAD/B-11)