BORNEONEWS, Sampit - Pandemi yang melanda dunia saat ini merupakan musuh bersama umat manusia. Termasuk juga bagi para guru di Kotawaringin Timur. Para guru berharap pandemi ini segera berakhir dan merdeka dari Covid-19.
Lismayani, guru yang juga kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Sampit ini menyebut, Covid-19 telah merenggut kebebasan dalam dunia pendidikan.
"Harapannya, kita bisa terbebas dari pandemi Covid 19 yang telah merenggut kebebasan dalam pelaksanaan proses belajar mengajar," ucap Lismayani.
Kendati demikian, para guru tidak lantas menyalahkan keadaan begitu saja. Mereka tetap berupaya agar pendidikan terus berjalan sesuai dengan arah kurikulum pendidikan yang ada.
"Kita juga mengharapkan seluruh tenaga pendidik dan kependidikan serta seluruh peserta didik taat dalam melaksanakan protokol kesehatan untuk melawan Covid 19," ujarnya.
--page
Tidak hanya para guru, hal ini juga berdampak pada peserta didik. Para guru berharap peserta didik terus semangat menuntut ilmu sebagai kewajiban dalam mengisi kemerdekaan.
"Kami juga mengingatkan kepada seluruh peserta didik untuk terus semangat dalam belajar sebagai wujud kecintaan kita dalam mengisi kemerdekaan," katanya.
Hal senada diungkapkan Kepala Sub Bagian Perbantuan SMA/SMK/SLB Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Asyari. Dia berharap, para guru dan peserta didik di tengah pandemi ini tetap semangat. Momentum kemerdekaan ini harus dijadikan motivasi belajar agar pendidikan di daerah itu dapat memberikan sumbangsih positif bagi bangsa ini.
"Tetap semangat, kita jangan kalah dengan pandemi ini. Jadilah kita pahlawan masa kini, lewat kemampuan dan potensi yang kita miliki yakni belajar dengan tekun, untuk masa depan bangsa yang lebih baik," pungkas Asyari. (USAY NOR RAHMAD/B-7)









