PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Guna menentukan kelulusan siswa dalam Asesmen Nasional (AN) 2021 Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya menerapkan sistem penilaian berdasarkan karakter, kemampuan dan lingkungan belajar para siswa.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Muhamad Aswani dan Kepala Bidang SD Rachmad Winarso menyampaikan kebijakan persiapan AN Triwulan 2021 tersebut dalam rakor AN, Rabu 25 Agustus 2021.

Jika pada Ujian Nasional siswa harus mengkuti ujian komputer dan ujian tertulis namun pada Asesmen Nasional 2021 mereka akan diuji menggunakan sistem soal yang berlapis. Ujiannya dilakukan menggunakan sistem komputer yang disesuaikan dengan kemampuan para siswa.

“Jadi, beban soal yang diberikan tidak semuanya sama. Artinya, siswa bakal diberikan soal berdasarkan kemampuan belajar masing-masing berdasarkan karakter dan lingkungganya," kata Aswani.

Sementara nilai ukur dalam ujian, Jika pada Ujian Nasional nilai yang didapatkan berdasarkan kompetensi di setiap mata pelajaran, pada Asasman Nasional 2021, siswa akan dinilai berdasarkan pencapaian kompetensi berdasarkan kemampuan masing-masing.

--page

“Ada banyak aspek yang bakal dinilai, seperti kompetensi literasi dan numerasi. Lingkungan belajar siswa, hingga karakter dari siswa masing-masing. Sistem ujan yang diberikan lebih personal dan mengukur nilai siswa berdasarkan kemampuannya pada bidang-bidang yang diujikan," ungkapnya.

Siswa yang mengikuti Ujian Nasional adalah yang duduk di angkatan terakhir, seperti kelas 6 SD, kelas 9 SMP dan kelas 12 SMA. Pada Asesmen Nasional 2021 pesertanya justru siswa yang berada di tingkatan satu tahun sebelum kelulusan.

“Artinya, yang diuji adalah siswa kelas 5 SD, kelas 8 SMP dan kelas 11 SMA. Jadi, ujan yang diberikan tidak lagi dalam satu waktu seperti Ujian Nasional, tetapi dalam satu periode belajar," jelasnya.

Terkait laporan hasit tes, jika pada Ujian Nasional, laporan hasil tes ditentukan berdasarkan nilai setiap peserta ujian, nilai satuan pendidikan per wilayahnya, namun Asesmen Nasional 2021 justru mendapatkan laporan hasil tes berdasarkan nilai satuan pendidikan seperti desa, kota atau kabupaten dan provinsi.

Soal-soal ujian yang akan diberikan saat Asesmen Nasional 2021 berfokus pada kompetensi yang lebih luas atau High Order Thingking Skill (HOTS). (HENDRI/B-5)