PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau – Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang mengajak semua komponen masyarakat di Bumi Handep Hapakat untuk semaksimal mungkin menangkap peluang yang ada dalam program food estate.

Karena dengan telah ditunjuknya Pulpid sebagai wilayah ketahanan pangan nasional atau Food Estate, tidak saja berupa area tanam padi. Namun kegiatan lain sebagai penopang ketahanan pangan nasional juga harus di gali.

”Potensi pengembangan ternak itik di area persawahan salah satunya juga potensi yang harus dikembangkan sebab semua konsep pengembangan pangan meliputi semua unsur pangan masyarakat dan hal tersebut sangat di dukung oleh pemerintah pusat melalui kementerian terkait,” kata Taty Narang sapaan akrab Bupati Pulpis itu.

Ia mengatakan kini Pulpis telah banyak memunculkan potensi pangan nasional yakni pengembangan itik, ikan sungai, jagung, dan lainnya dimana semua jenis pengembangan telah dapat menghasilkan.

Oleh karenanya, pihaknya berharap masyarakat jangan menunggu akan tetapi cari seluruh potensi dalam upaya pengembangan area cakupan food estate di Pulang Pisau sebab ini adalah kesempatan baik.

--page

"Kita itu harus semaksimal mungkin menangkap peluang mumpung pemerintah pusat memberikan kepercayaan dan kemudahan sebagai lokasi Ketahanan Pangan nasional. Ini berlaku untuk semua pihak, dorong masyarakat untuk bergairah menangkap peluang di semua bidang dan kita pemerintah harus juga mendorong dalam memaksimalkan apa yang dikelola oleh masyarakat,” ucap Taty Narang.

Ia mengungkakan bahwa Dinas PUPR, Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan mempunyai andil besar dalam mensukseskan program ketahanan pangan nasional sehingga untuk jajaran tim lapangan harus bekerja keras mendorong masyarakat untuk lebih semangat agar hasilnya juga meningkat.

"Saya meminta kepada DPUPR, Dinas Pertanian dan Perikanan Pulpis agar terus mendorong masyarakat dalam memfaatkan peluang yang ada ini," tutupnya. (ang)