PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengatakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu pilar utama yang potensial menjadi pengerak ekonomi. Hal itu terbukti ketahanannya ketika terjadi krisis ekonomi akibat pandemi.

"Di tempat kita saja ada 14.448 unit usaha UMKM. Jelas ini sangat potensial untuk menggerakan perkonomian bahkan UMKM juga tahan banting dengan terjadinya krisis pandemi," katanya, Kamis 9 September 2021.

Fairid mengatakan kondisi ini menjadikan UMKM sebagai salah satu sasaran yang jelas bagi arahan kebijakan tahunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang ditetapkan sejak 2018  hingga 2023 mendatang.

Dalam hal ini pemerintah terus memacu peningkatan daya saing berbasis Sumber Daya Manusia (SDM) dengan mendorong perwujudan ekonomi menuju masyarakat ekonomi cerdas.

Untuk itu dia mengingatkan pelaku UMKM tentang pentingnya berinovasi untuk pertumbuhan bisnis menjadi inovatif yang tentunya harus berani berpikir secara positif, berani mengambil risiko, siap dengan segala kritik, dan mampu menghadapi segala ketakutan akan perubahan.

--page

"Dalam dunia usaha, inovasi adalah suatu hal yang perlu dilakukan demi meraih hasil yang lebih positif. Inovasi sendiri berarti membuat perubahan yang lebih efisien serta memberi keuntungan dalam bisnis," pungkasnya. (HENDRI/B-6)