SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Vaksinasi bagi tenaga pengajar di Kotawaringin Timur sudah mencapai 80 persen. Sisanya masih belum melaksanakan. Sebagian besar karena alasan kesehatan. 

Kepala Bidang Pembinaan SMP, Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Irfansyah, mengatakan pihaknya sudah menanyakan alasan masih ada guru yang belum divaksin.

"Rata-rata karena alasan medis bukan karena mereka tidak mau," kata Irfansyah, Kamis, 16 September 2021.

Irfansyah mengatakan vaksinasi guru ini menjadi salah satu faktor orang tua mau menandatangani izin agar pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas dilaksanakan.

"Kami sampaikan ke orang tua, tak hanya guru namun hingga staf tata usaha serta lainnya di sekolah juga divaksinasi. Sehingga orang tua yakin untuk anaknya melaksanakan PTM terbatas," tegasnya.

--page

Seperti diketahui, pembelajaran tatap muka terbatas saat ini sudah berjalan di Kotim. Sampai dengan saat ini ada 451 sekolah di kabupaten itu melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Sebanyak 129 sekolah setingkat Taman Kanak Kanak, 260 Sekolah Dasar, dan 62 Sekolah Menengah Pertama (SMP).(USAY NOR RAHMAD/B-7)