BORNEONEWS, Tamiang Layang - Bupati Barito Timur, Ampera AY Mebas mengeluarkan pengumuman Nomor 471.41/ 28/ I1.2/BPBD Damkar, tentang kesiapsiagaan penanggulangan bencana banjir di wilayah setempat.
"Pengumuman ini berdasarkan informasi prakiraan dan pencatatan hujan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Stasiun Tjilik Riwut Palangka Raya, bahwa pada Oktober, November dan Desember 2021, di beberapa wilayah Barito Timur curah hujan akan mengalami peningkatan di atas normal," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Damkar Barito Timur Riza Rahmadi saat melakukan sosialisasi terkait pengumuman tersebut di Kantor Camat Patangkep Tutui, Rabu 29 September 2021.
Sehubungan dengan hal ini demi mencegah, mengendalikan dan menanggulangi kemungkinan dampak yang akan terjadi, maka kepada semua unsur pemerintah, masyarakat dan pelaku usaha diminta untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan melakukan kegiatan pembersihan parit/selokan guna meminimalisasi potensi terjadinya bencana
banjir.
"Camat dan lurah diminta untuk mengajak RT/RW agar menggerakkan kegiatan gotong royong pembersihan saluran air di wilayahnya sebagai upaya pencegahan dini pengendalian dan penanggulangan banjir," ujarnya.
Dia juga mengingatkan masyarakat, apabila terjadi genangan air yang berpotensi banjir agar segera melaporkan secara langsung ke BPBD Damkar.
--page
Sesuai data BMKG, 4 wilayah di Barito Timur akan mengalami hujan Atas Normal (AN) pada musim hujan 2021/2022. Wilayah yang diprakirakan mengalami hujan Atas Normal yaitu Kecamatan Awang, Benua Lima bagian timur, Dusun Timur bagian timur dan Kecamatan Patangkep Tutui.
Sifat hujan disebut atas normal jika nilai curah hujan lebih dari 115 persen terhadap rata-rata curah hujan bulanan didapat dari nilai rata-rata curah hujan masingmasing bulan dengan minimal periode 10 tahun. (BOLE MALO/B-6)









