PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo menyebutkan bahwa posyandu sangat berperan penting dalam mengatasi terjadinya stunting.

“Salah satu peran yang dinilai dapat membantu menangani stunting itu sendiri adalah peran posyandu. Pelayanan kesehatan ini sangat dekat dengan masyarakat bahkan ada di setiap kelurahan," katanya, Selasa 2 November 2021.

Peran posyandu tersebut dengan memberikan penyuluhan dan konseling kesehatan gizi yang tujuannya adalah meningkatkan kesadaran dan pengetahuan Ibu balita agar terjadi perubahan perilaku yang lebih baik.

“Posyandu itu dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi pelayanan kesehatan bagi ibu, bayi dan anak balita dengan lebih mudah. Dengan begitu, posyandu juga ikut berperan dalam pemantauan gizi ibu hamil dan anak," tuturnya.

Dengan begitu, keberadaan posyandu di kota cantik ini diharapkan bisa memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan.

--page

"Awal mula stunting karena persoalan gizi yang tidak memadai saat hamil dan konsumsi anak selama masih balita. Peran ini yang dijalankan SDM Posyandu agar aktif memberikan konseling kepada ibu hamil dan menyusui," pungkasnya. (HENDRI/B-7)