BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran menilai Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) termasuk juga lembaga koperasi merupakan dasar dari ketahanan ekonomi.
“Koperasi dan UMKM harus dikembangkan dengan baik, karena koperasi dan UMKM merupakan bagian dari ketahanan ekonomi yang sangat mendasar,” tutur Sugianto dalam rilis tertulisnya, Minggu malam 7 November 2021.
Ia menilai koperasi yang dikelola dengan asas kekeluargaan dan musyawarah untuk mufakat, merupakan satu kesatuan dengan jati diri bangsa Indonesia.
Pengembangan Koperasi dan UMKM menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng dalam percepatan pembangunan ekonomi.
Hal ini tertuang dalam misi ke 1 Pembangunan Daerah Kalteng 2021-2026, yakni mempercepat pembangunan ekonomi yang produktif, kreatif dan berwawasan lingkungan.
--page
Data Pemprov Kalteng menunjukan Kalteng memiliki 3.410 unit koperasi dengan jumlah anggota 433.968 orang, mengalami peningkatan dari 3.328 unit koperasi pada tahun 2020.
Koperasi sebagai badan usaha yang dapat menaungi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Keduanya saling berkaitan menjadi daya ungkit perekonomian. (HERMAWAN DP/B-5)









