KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Puluhan petugas dan ratusan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan atau LP Narkotika Kelas 2 A Kasongan dites urine, Rabu,  10 November 2021.

Kepala Lapas Kelas 2 A Narkotika Kasongan, Ahmad Hardi mengatakan, tes urine ini digelar pihak Kemenkumham Provinsi Kalteng. 

"Iya hari ini tim Satgas Satopatnal Kanwil Kemenkumham Provinsi Kalteng melakukan tes urine bagi petugas dan warga binaan Lapas Narkotika Kelas 2 A Kasongan sebagai bentuk keseriusan kami dalam memberantas habis peredaran gelap narkoba," kata Kepala Lapas Narkotika Kelas 2A Kasongan, Ahmad Hardi. 

Menurutnya,  pihaknya ingin mengetahui dan mendeteksi agar jangan sampai petugas khususnya terlibat dengan hal-hal berkaitan dengan narkoba. 

Dia menuturkan, semua pegawai atau petugas lapas hari ini dites urine. Sedangkan narapidana atau napi diambil acak karena keterbatasan peralatan. 

--page

Di LP Narkotika Kelas 2A Kasongan ini terdapat 584 orang penghuni atau napi. "Mereka secara acak dites urine untuk mengetahui apakah masih menggunakan narkoba atau tidak," katanya.  

Ahmad Hardi berharap semua warga binaan tidak lagi menggunakan narkoba, sehingga mereka nantinya saat vonis bebas keluar dari penjara sudah tidak lagi melakukan hal-hal yang berkaitan dengan narkoba. 

Namun jika dari hasil tes ternyata ada positif,  Kalapas menegaskan bakal mengambil tindakan tegas. "Pasti bakal ditindak tegas,  karena ini memang suatu kebijakan tidak terbantahkan siapaun warga binaan maupun petugas yang terlibat akan ada sanksi yang tegas," tegasnya. (ABDUL GOFUR/B-7)