BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Selain mempelajari bagaimana cara mengembangkan pertanian dan peternakan pada 3 Kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Tengah (Jateng), rombongan Bupati Kotawaringin Barat bersama Kades seluruh Kobar juga bertujuan bagaimana mengkolaborasikan antara pertanian, peternakan dan pariwisata.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Yudhi Hudaya, Sabtu 13 November 2021 mengatakan pada prinsipnya kegiatan ini merupakan upaya Pemkab Kobar untuk memfasilitasi kunjungan belajar bagi para Kades.
"Sehingga para Kades bisa mendapatkan referensi pengembangan komoditas yang dikunjungi. Diantaranya di Kabupaten Brebes untuk pengembangan tanamanan bawang dan perikanan nila, Kota Purwokerto, Banyumas untuk belajar perikanan ke Balai peternakan bibit unggul sapi kambing domba, serta ke Semarang belajar pengembangan tanaman porang," jelasnya.
Karena target utama Pemkab Kobar adalah mendorong pengembangan bidang peternakan dan pertanian di desa-desa juga pengembangan pariwisata.
"Karena trend sekarang diberbagai daerah di Pulau Jawa, pengembangan pertanian dan peternakan dikombinasikan dengan pariwisata," jelasnya.
Berdasarkan hasil kunjungan dilapangan, pihaknya melihat sendiri hal ini mampu menarik kunjungan wisata.
--page
"Contohnya kolam nila, saat dikombinasikan dengan wisata maka mampu menarik pengunjung untuk datang," jelasnya.
Kemudian saat ini pengembangan tanaman mangrove atau bakau juga sedang gencar-gencarnya dikembangkan.
"Padahal rata-rata dibeberpa tempat yang kami kunjungi, tanaman tersebut harus ditanami terlebih dahulu dari awal, sedangkan di Kobar sudah memiliki hutan mangrove alami. Tinggal dikombinasikan saja dengan pengembangan wisata dan ini merupakan potensi peningkatan ekonomi bagi masyarakat," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-11)









