BORNEONEWS, Pulang Pisau - Bupati Pulang Pisau, Pudjirustaty Narang menghadiri rapat koordinasi kelembagaan adat di Kecamatan Maliku, Rabu 24 November 2021.
Dalam sambutannya bupati menjelaskan Rakor ini merupakan salah satu kegiatan rutin setiap tahun. Rakor ini bisa dimaknai sebagai ajang silaturahmi Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau dengan masyarakat adat Dayak, khususnya kepada Damang dan Mantir Adat.
"Sesuai Perda Nomor 14 Tahun 2012 tentang Kelembagaan Adat Dayak bahwa pemerintah daerah mengakui, menghormati, dan menghargai keberadaan hak masyarakat adat Dayak sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang undangan yang berlaku," ucapnya.
Ia menuturkan sebagai salah satu perwujudan dari misi Bupati Pulang Pisau, pada poin ke 7 yaitu memberdayakan organisasi kemasyarakatan. Bentuk dukungan pemerintah Kabupaten Pulang Pisau terhadap keberadaan kelembagaan adat adalah fasilitas pelaksanaan program kerja damang kepala adat, dan program kerja dewan.
"Adat Dayak pada semua jenjang dengan pendanaan melalui pengganggaran dalam APBD Kabupaten Pulang Pisau," sebutnya.
"Mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi covid - 19, menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus mempromosikan protokol kesehatan yaitu 5M. Meski saat ini kabupaten pulang pisau telah masuk dalam PPKM Level 1 dan perkembangan Covid yang melandai namun tetap harus waspada dan jangan abai serta lengah dengan protokol kesehatan," ucapnya.
--page
Bupati juga mendorong masyarakat untuk terus mensosialisasi bersedia divaksin agar semua memiliki kekebalan tubuh, dan corona cepat berakhir.
Di samping itu bupati menyampaikan mengenai musibah bencana banjir yang berada di Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya dan Desa Penda Barania, Kecamatan Kahayan Tengah.
Melihat kondisi banjir tersebut tentunya memberikan dampak sosial dan ekonomi. Untuk itu selaku kepala daerah juga telah mengambil langkah dan tetap menginstruksikan kepada SOPD dalam melakukan tindakan penanganan banjir.
Bupati juga meminta camat untuk selalu memantau wilayah kerjanya dan berkoordinasi apabila adanya potensi banjir.
Beliau berharap kelembagaan adat Dayak mampu bersinergi dan mendukung untuk membangun Kabupaten Pulang Pisau yang sejahtera.
"Semoga kegiatan ini bisa berjalan baik dan dapat memberikan manfaat untuk kita semua dalam mencanangkan Pulang Pisau yang bangkit dan bergerak menuju Pulang Pisau yang inovatif maju, berkeadilan dan sejahtera," tutupnya. (MAGANG 3/B-6)









