BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah melakukan evaluasi pembangunan jalan melalui CSR dari dunia usaha di wilayah Kecamatan Kotawaringin Lama. Ia berharap dan meminta dunia usaha juga turut membantu melakukan pemeliharaan.
Bupati menyampaikan bahwa sudah menjadi komitmen bersama atau MoU antara dunia usaha dengan pemerintah daerah, perusahaan tidak hanya membangun atau membuka akses jalan saja, tapi juga turut serta melakukan pemeliharaan.
"Ini evaluasi, dari pekerjaan jalan yang sudah menjadi komitmen kita di MoU itu berkesinambungan, artinya selain membangun juga dalam perawatannya. Seumpama jalan sudah mulai berlubang, tolong diperbaiki lagi," kata Nurhidayah, Kamis 13 Januari 2022.
Pesan ini disampaikan Bupati Kobar seusai memimpin rapat koordinasi dalam rangka pembangunan jalan Melalui CSR Perusahaan dan TMMD di Jalan Sp Diung - Danau Gatal - Lalang - Rungun - Kondang - Batu Kotam (Batas Lamandau) di Wilayah Kecamatan Kotawaringin Lama.
Kegiatan yang di leading sektori oleh Dinas PUPR Kobar ini dihadiri oleh, Sekda, Asisten I, Kadis PUPR Kobar M.Hasyim Muallim, Kodim 1014, Camat Kolam, serta unsur dunia usaha.
Dalam kesempatan ini bupati mengingatkan kepada dunia usaha yang belum menjalankan MoU atau belum membangun jalan yang sudah ditetapkan, agar serta dilakukan pembangunan. Sebab ini untuk kepentingan masyarakat secara luas.
"Jadi bagi yang belum mengerjakan, kita dorong agar segera, untuk wilayah Kolam ini batas waktu sampai 31 Januari 2022," tuturnya.
--page
Ia menambahkan pada dasarnya ketika jalan yang sudah ditetapkan untuk ditingkatkan oleh perusahaan, bukan hanya bermanfaat bagi masyarakat, tapi juga untuk akses kelancaran perusahaan itu sendiri.
"Dalam hal ini pemerintah bukan tidak ambil bagian penangan jalan, karena memang APBD kita sangat kecil, maka dengan luas wilayah kita, itu tidak mencukupi. Tentunya spot-spot yang tidak tertangani oleh APBD Kabupaten anggaran kita, suportingnya itu melalui dunia usaha seperti itu," pungkasnya. (DANANG/B-11)









