BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah memberikan apresiasi dan mendukung komunitas Karya Masoraian dalam rangka menjaga kelestarian alam yaitu Danau Masoraian di Kecamatan Kotawaringin Lama.
Nurhidatah menyampaikan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, maka pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah meluncurkan program perhutanan sosial dan salah satu skema yang diterapkan ialah melalui hutan kemasyarakatan (HKm).
Tujuan utama dari program ini ialah pemanfaatan hutan dengan tujuan pemberdayaan masyarakat, khususnya masyarakat di sekitar hutan.
Salah satu hutan kemasyarakatan (HKm) yang ada di Kotawaringin Barat ialah kawasan Danau Masoraian yang secara resmi telah ditetapkan izinnya oleh Menteri LHK sejak 2019 melalui surat keputusan tentang izin pemanfaatan hutan kepada komunitas Karya Masoraian.
"Saya memberikan apresiasi dan mendukung komunitas Karya Masoraian di dalam menjalankan amanah ini. Selain demi mendukung kesejahteraan masyarakat, program ini menjadi model di dalam pelestarian hutan secara efektif," kata Nurhidayah dalam rilisnya, Kamis, 27 Januari 2022.
Lanjutnya, sebagaimana diketahui bersama bahwa kawasan Danau Masoraian memiliki potensi yang sangat besar dari keanekaragaman hayati, budidaya tanaman hutan, jasa lingkungan melalui penyerapan karbon, hingga potensi wisata alam dan budaya.
--page
"Kita sadari pengelolaan kawasan hutan melalui program hutan kemasyarakatan ini memiliki banyak tantangan, untuk itu saya atas nama pemerintah daerah juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung program ini," ungkapnya.
Dalam kesempatan ini Nurhidayah mengajak masyarakat untuk bersama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menjadi bagian dalam upaya pelestarian hutan.
"Tetap bijak di dalam pemanfaatan kawasan hutan yang ada, demi kesejahteraan masyarakat. 'Merawat Warisan Leluhur, Menjaga Kelestarian Alam," pungkasnya. (DANANG/B-6)









