PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah saat membuka Musrenbang Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam) menyebut tantang yang dihadapi dan menjadi perhatian serius ke depan yaitu masalah penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

"Saat ini kita masih dalam tantangan krisis kesehatan, maka berbagai tantangan yang masih menjadi fokus perhatian yang akan kita hadapi tahun 2023, yaitu penanganan pandemi Covid-19 dan juga pemulihan ekonomi dengan memanfaatkan sumber daya lokal," katanya, Selasa 8 Februari 2022.

Melalui pelaksanaan Musrenbang ini, bupati berharap menjadi media interaktif bagi segenap stakeholders kecamatan untuk menetapkan program dan kegiatan kecamatan serta rekomendasi kebijakan guna mendukung implementasi program tahun anggaran berikutnya.

"Marilah kita membangun komitmen bersama diantara para pemangku kepentingan dalam pencapaian pembangunan yang berkualitas, transparan dan akuntabel," tuturnya.

Kemudian dalam rangka pencapaian visi pembangunan Kabupaten Kotawaringin Barat, prioritas pembangunan daerah diarahkan pada 3 (tiga) bidang pembangunan pokok yaitu pariwisata, pertanian dalam arti luas dan infrastruktur untuk meningkatkan pelayanan publik.

Bupati berpesan peserta Musrenbang dalam menyampaikan usulan kegiatan agar yang benar-benar prioritas, mendesak dan merupakan hajat orang banyak serta mengelompokkan kegiatan yang bisa didanai dari APBD, APBD Provinsi, APBN, APBDes. Partisipasi CSR dan NGO yang dapat menggerakan pembangunan di desa maupun pendanaan yang bersumber dari swadaya masyarakat.

Serta kepada unsur SOPD agar membantu mengklarifikasi atau menjustifikasikan usulan masyarakat, sehingga diperoleh kesimpulan akhir berupa kegiatan prioritas.

"Jadi setiap usulan rencana kegiatan yang diusulkan haruslah yang benar-benar dapat dirasakan manfaatnya bagi kepentingan masyarakat secara umum," tegasnya.

--page

Dengan pelaksanaan Musrenbang kecamatan diharapkan dapat tercipta sinergi dan koordinasi yang baik dari berbagai unsur agar tujuan akhir dari kegiatan dalam rangka penyepakatan usulan dalam Musrenbang Kecamatan, yang  menjadi landasan Pemerintah Daerah untuk mewujudkan percepatan pembangunan, dan pemerataan ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat.

"Saya menyadari bahwa harapan dan kebutuhan masyarakat sangatlah luas dan komplek, sehingga jumlah usulan rencana kegiatan dan dana yang diusulkan melalui Musrenbang Kecamatan ini relatif sangat besar. Sementara kita maklumi bahwa sumber dana keuangan sifatnya terbatas. Harus dilakukan penetapan skala prioritas agar arah kebijakan pembangunan dapat berjalan efektif dan efisien," pungkasnya. (DANANG/B-11)