SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin telah melakukan uji petik Covid-19 terhadap 21 spesimen di sekolah. Hasilnya, ada 2 anak didik SD dan SMA yang positif Covid-19. 

Pihak Dinkes Kotim sudah secara lisan menyampaikan hasilnya kepada pihak sekolah. Begitu juga ke Dinas Pendidikan Kotim diserahkan surat hasil tersebut. 

"Hari ini telah kami buat suratnya dan telah dikirim ke Disdik," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi, Jumat, 11 Februari 2022. 

Surat pemberitahuan terkait hasil uji petik dilakukan sebagai langkah agar kebijakan bisa diambil oleh Disdik, sedangkan terkait apakah pembelajaran tatap muka (PTM) dihentikan atau tidak, semua merupakan kebijakan Disdik.

"Untuk PTM, kami serahkan ke Dinas Pendidikan dan sekolah masing-masing," katanya. Sementara terkait adanya 2 pelajar yang positif pihaknya juga langsung melakukan tracing. Terutama keluarga dan orang yang kontak erat dengan mereka. 

"Bahkan siswa yang 1 kelas dan bertemu dengan siswa tersebut juga kami lakukan tracing," terangnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)