BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kalimantan Tengah, Ivo Sugianto Sabran, mengajak para perajin mengaktifkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), untuk memaksimalkan proses pemasaran produk.
Hal tersebut disampaikannya pada saat menjadi keynote speech dalam kegiatan Webinar Yuk Bikin QRIS dari Istana Isen Mulang, Kota Palangka Raya.
"Transaksi secara non tunai melalui QRIS dapat dilakukan dari manapun tanpa perlu kontak fisik antara pembeli dan pedagang baik secara langsung maupun tidak langsung," katanya, Jumat, 18 Februari 2022.
Dia menjelaskan, penggunaan QRIS akan memaksimalkan pola transaksi contactless menjadi lebih cepat, mudah, murah, dan juga aman. Selain itu, QRIS juga handal untuk digunakan di tengah pandemi Covid-19.
"Sebagaimana kita ketahui beberapa kali dalam kesempatan baik dari Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan menyarankan sekaligus menghimbau masyarakat Kalteng agar melakukan transaksi ekonomi dengan QRIS," ucapnya.
--page
Dalam kondisi pandemi ini, teknologi sangat berkembang pesat. Oleh karena itu, masyarakat harus selalu update, sehingga lebih dipermudah dalam bertransaksi langsung secara online. (NOPRI/B-7)









