PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah (Kalteng) menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kemunculan 3 ekor buaya di kolam ikan milik yang sudah tidak digunakan. Kolam tersebut berjarak 3 meter dari anak sungai di Jalan Tjilik Riwut km 43.

Kepala BKSDA Kalteng, Nur Patria Kurniawan melalui Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Palangkaraya, Junaedy Slamet Wibowo mengatakan setelah mendapatkan laporan dari masyarakat tersebut pihaknya langsung menindaklanjuti.

"Kemarin kami melakukan tindak lanjut laporan masyarakat terkait kemunculan buaya, kami juga sudah melakukan pemasangan spanduk himbauan kepada masyarakat agar berhati-hati dalam beraktivitas di tempat adanya kemunculan buaya," katanya, Sabtu 26 Februari 2022

Saat menindaklanjuti laporan masyarakat ada terlihat anak buaya, namun pihaknya belum bisa melakukan evakuasi menunggu momentum yang pas dimana jika dilakukan penangkapan terhadap anaknya bisa memicu kemarahan induknya.

"Belum karena kemarin yang terpantau anak buayanya, dikhawatirkan induknya marah dan dapat terjadi konflik dengan masyarakat sekitar tempat tersebut," jelasnya.

Untuk itu Tim WRU SKW I Palangka Raya beserta Kepala Resort CA dan TWA Bukit Tangkiling melakukan pemasangan spanduk yang berisi imbauan untuk berhati-hati beraktivitas disepanjang sungai.

"Kami juga menghimbau kepada warga sekitar sungai tidak lagi membuang bangkai ayam ke sungai, karena bisa memancing kemunculan buaya ke tempat tersebut," imbuhnya.

Kemunculan buaya tersebut karena faktor adanya sumber makanan dimana  daerah tersebut ada peternakan ayam pedaging. Berdasarkan keterangan dari masyarakat mereka kerap membuang bangkai ayam ke sungai. Hal ini yang menjadi salah satu penyebab kemunculan buaya disekitar rumah dan kolam mereka.

--page

Warga sering melihat 3 ekor buaya 1 dewasa dan 2 anak yang kerap muncul disepanjang sungai dekat rumah dan kolam mereka. Ada 1 anak buaya sepanjang 2 meter yang sering masuk kolam mereka pada sore hari dan kembali ke sungai pada malam hari setelah mereka beri makan berupa ayam.

"Kita imbau masyarakat berhati-hati beraktivitas di wilayah kemunculan buaya agar tidak terjadi konflik," imbuhnya.

Junaedy menambahkan jika  jika ada melihat kemunculan buaya ataupun ingin menyerahkan satwa liar khususnya yang dilindungi dapat langsung menghubungi call center BKSDA Kalteng di 08115218500. (APRIANDO/B-6)