PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pandemi Covid-19 yang melanda dua tahun terkahir ini membawa dampak di sektor kehidupan sosial masyarakat yang paling terpukul ialah di lini perekonomian masyarakat, termasuk di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

Untuk itu di tengah melandainya kasus Covid-19, Pemkab Kobar dengan cepat melakukan upaya pemulihan ekonomi masyarakat. Para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi sasaran utama dalam upaya ini. 

Untuk itu Pemkab Kobar mendukung pelaksanaan kegiatan Bazaar Begoyap yang dilaksanakan di area Pangkalan Bun Park.

"Memang saat ini kita masih dalam masa pandemi Covid-19, namun apakah kita hanya akan berdiam dan pasrah dengan keadaan ini. Tentunya tidak, sehingga kita harus bangkit, semangat dan kembali menghidupkan sendi - sendiri perekonomian di Kobar," ujar Bupati Kobar, Nurhodayah.

Nurhidayah menjelaskan aktivitas UMKM harus kembali digiatkan sebagai upaya menumbuhkan kembali perekonomian.

"Ini adalah salah satu momentum bagi kita untuk mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi di Kotawaringin Barat yang sempat melesu akibat hantaman pandemi," jelasnya.

Ia menambahkan jika UMKM menjadi salah satu ujung tombak dalam rangka pemulihan perekonomian berbasis kerakyatan.

--page

Selanjutnya dampak pandemi ini adalah sektor kesehatan dan ekonomi. Maka pemulihan keduanya juga harus dilakukan secara beriringan. Jadi tidak bisa hanya fokus pada satu sektor saja.

"Jadi bagaimanapun, kita harus bisa hidup dan bangkit. Maka, dalam pelaksanaannya, seperti Begoyap yang saat ini digelar pengunjung dan pedagang harus disiplin Prokes," ungkapnya. (DANANG/B-11)