PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Merujuk prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), akan berpotensi hujan ringan sampai sedang pada sore hingga malam hari dalam rentang 21-28 Maret 2022. Di minggu sebelumnya intensitas hujan juga terjadi sejak siang hingga malam.

Kondisi curah hujan yang konsisten, hendaknya menjadi perhatian bersama khsusunya masyarakat Kobar, terhadap kondisi pepohonan yang ada di lingkungan sekitar. Terutama yang kondisinya lapuk atau pun berpotensi tumbang, karena kondisi akar sudah tidak bisa menopang pohon.

"Memperhatikan kondisi di sekitar kita merupakan salah satu penanggulangan pra bencana. Di musim seperti saat ini, kejadian seperti pohon tumbang khususnya, harus bisa diwaspadai. Begitu pula dengan dampak cuaca ekstrem lainnya seperti banjir dan kebakaran hutan," ujar Kabid Kesiapsiagaan dan Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar Pahrul Laji, Jumat, 25 Maret 2022.

Sejak Februari hingga mendekati akhir Maret ini, setidaknya ada 5 kejadian pohon tumbang yang ditangani BPBD. Kejadian terakhir terjadi di Jalan Pangeran Diponegoro Selasa, 15 Maret 2022 lalu.

Diketahui, dahan berukuran sekitar 7 meter dan berdiameter sekitar 15 cm tersangkut kabel, dan hampir merusak atap bangunan warung makan disekitarnya.

--page

"Selain karena intensitas hujan, kondisi angin kencang juga sering menjadi faktor penyebab pohon tumbang. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu waspada di kondisi cuaca tak tentu seperti sekarang," imbuhnya.

Terpisah, Kabid Kedaruratan dan Logistik Martogi Siallagan menambahkan, untuk meminimalisir adanya kejadian serupa, personil BPBD melakukan pemangkasan pohon rawan tumbang di beberapa lokasi. Seperti yang sudah diajukan yakni di Jalan Edi Suwargono, Kelurahan Madurejo, dan di Jalan Macan, Kelurahan Sidorejo. Untuk di Jalan Edi Suwargono, Kepala Pelaksana BPBD Syahruni turun langsung memantau jalannya proses pemangkasan 8 pohon dengan kondisi lapuk.

Kemudian untuk di Jalan Macan, terdapat pohon Ketapang dengan perkiraan diameter pohon 50 cm dan tinggi 25 Meter.

"Dahannya yang sudah melebar ke area istirahat anak sekolah dinilai berbahaya jika nanti terjadi angin kencang dan ambruk," terang Kabid Kedaruratan dan Logistik Martogi Siallagan.

Ia juga menambahkan untuk kejadian apapun yang disebabkan cuaca ekstrem diharapkan bisa menghubungi BPBD. "Bila terjadi suatu kejadian yang diakibatkan oleh cuaca ekstrem dapat menghubungi BPBD melalui media sosial maupun nomor contact person  081349032484  atau
 085248663008. (DANANG/B-5)