BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Nurhidayah secara simbolis melepas keberangkatan penumpang kapal mudik lebaran 1443 H/2022, di Pelabuhan Panglima Utar Kumai pada Kamis, 28 April 2022.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan pesan untuk para penumpang agar selalu tetap menjaga keamanan, ketertiban dan kekondusifan supaya semuanya berjalan dengan baik.
"Kita doakan semoga didalam perjalanannya menuju kampung halaman, diberikan kemudahan, kelancaran dan juga diberikan keselamatan," kata Nurhidayah.
Pelepasan pemudik di Pelabuhan Panglima Utar Kumai, juga dihadiri oleh unsur Forkopimda Kobar, insan Perhubungan, serta beberapa tamu undangan lainnya. Untuk pemudik yang dilepas kali ini, yaitu penumpang KM Dharma Rucitra 9 dengan jumlah 749 orang, tujuan Semarang, Jawa Tengah.
Pelepasan pemudik diawali dengan pemberian bingkisan atau tali asih dan takjil kepada beberapa pemudik. Selanjutnya, membunyikan sirine, lalu pemudik diberangkatkan naik ke atas kapal.
Bupati menyebutkan, momen mudik tahun ini tentunya sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat yang berdomisili di Kalimantan Tengah, khususunya Kobar yang berasal dari pulau Jawa. Pasalnya, hampir 2 tahun terkahir ini pemerintah melarang mudik, karena pandemi Covid-19.
--page
Meski saat ini diizinkan mudik, tetap diminta menjalankan prokes dan wajib sudah vaksin.
"Alhmdulillah, semua penumpang sudah vaksin dan juga sudah banyak yang Booster," tuturnya.
Selanjutnya, hal terpenting dalam pelayanan mudik lebaran tahun ini yaitu dari sisi kemanan penumpang. Sehingga, ia menekankan kepada penyedia jasa perjalanan agar dapat memberikan pelayanan yang optimal.
"Salah satu yang kami tekankan bagaimana keselamatan para penumpang itu lebih diutamakan, baik itu ke udara laut maupun darat," pungkasnya. (DANANG/B-7)









