BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat mendorong dinas terkait, pemerintah kecamatan, kelurahan hingga desa terus melakukan berbagai inovasi dalam menurunkan angka stunting.
Hal itu disampaikan Bupati ketika menghadiri kegiatan sosialisasi atau penyuluhan ini mengambil tema Gerakan Bersama Untuk Kalahkan (GEBUK) stunting dengan penguatan peran keluarga dan perangkat desa di Desa Rawa Subur.
"Perlunya inovasi dari berbagai pihak untuk terus berupaya dalam penurunan angka stunting diwilayah Kabupaten Kapuas.
Salah satunya dengan semakin mengaktifkan kegiatan di Posyandu setempat agar tingkat kehadiran ibu hamil maupun balita semakin tinggi,” katanya, Senin 6 Juni 2022.
Sebab dengan terdatanya para ibu hamil dan balita di wilayah masing-masing, maka hal ini berperan dalam turunnya angka stunting di Kabupaten Kapuas.
--page
“Saat ini angka stunting di Kabupaten Kapuas sudah mengalami penurunan dari 42,37 persen menjadi 25 persen,” sebutnya.
Dengan adanya penurunan ini, dirinya meminta kepada berbagai instansi terkait untuk terus bekerja keras dan bekerja cerdas agar angka stunting di Kabupaten Kapuas semakin mengalami penurunan seiring waktu berjalan.
“Tentunya hal ini tidak lepas dari kerja sama kita semua, untuk itu mari kita bekerja keras dan bekerja cerdas dalam mensukseskan hal ini,” pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)









