BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekda Palangka Raya Hera Nugrahayu mengatakan saat ini dunia sedang menuju transaksi non tunai. Untuk itu ia mengajak masyarakat agar menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
QRIS adalah standar nasional QR Code pembayaran yang ditetapkan Bank Indonesia bersama industri pembayaran baik bank, atau non-bank yang digunakan untuk transaksi pembayaran retail di seluruh Indonesia.
“Selain lebih mudah, pembayaran dengan menggunakan QRIS ini lebih aman dan terhindar dari peredaran uang palsu,” katanya, Rabu 8 Juni 2022.
Dia menjelaskan penggunaan QRIS dalam bertransaksi untuk menjawab tuntutan zaman dalam bertransaksi jual beli. Pasalnya, perkembangan alat pembayaran non tunai saat ini telah berevolusi secara pesat seiring berkembangnya ekonomi dan keuangan digital 4.0.
Manfaat yang didapatkan dari penggunaan QRIS antara lain transaksi aman, cepat, convenience dan efisien, transaksi tercatat secara historis, dapat membantu kontrol terhadap pengeluaran, risiko uang tunai hilang/dicuri menurun.
--page
Kemudian mengurangi risiko pembayaran dengan uang palsu, konsumen tidak perlu menyimpan uang untuk transaksi dan merchant tidak perlu menyediakan uang kembalian, serta merchant mengikuti trend pembayaran secara non-tunai-digital sehingga meningkatkan market dan traffic.
"Pedagang di Pasar Kahayan saat sudah pakai QRIS ada 31 pedagang. Kita berharap BI menambah terus lokasi-lokasi yang tersedia QRIS ini terutama di pasar tradisional yang bisanya banyak transaksi tunai," pungkasnya. (HENDRI/B-6)









