BORNEONEWS, Sampit - Jajaran Polres Kotawaringin Timur (Kotim), masih melakukan pendalaman terhadap 5 orang yang diduga preman dan pelangsir di SPBU yang diamankan dalam beberapa hari terakhir.
"Ada 5 orang yang kami amankan dan masih dalam pemeriksaan mendalam, apakah ada unsur pidana atau tidak," ujar Kapolres Kotim AKBP Sarpani melalui Kabag Ops Kompol Zaldy Kurniawan, Selasa, 5 Juli 2022.
Dia menuturkan, dalam beberapa hari terakhir, pihaknya terus melakukan pemantauan setiap harinya. Pemantauan dilakukan dengan berpatroli di sekitar SPBU dalam kota. Jika ada yang ditemukan, maka langsung ditindak.
"Patroli setiap hari dilaksanakan, sehingga jika ada ditemukan akan kami tindak," kata Zaldy.
Dirinya juga meminta kepada masyarakat, jika ada aksi pembajakan dan pelarangan untuk mengisi BBM jenis pertalite, segera laporkan kepada aparat kepolisian supaya dapat segera ditindak.
--page
"Giat (kegiatan) kemarin juga dilakukan atas dasar laporan masyarakat, karena kesulitan mendapatkan BBM pertalite. Sehingga, hal tersebutlah yang menjadi acuan kami," terang Zaldy. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)









