AKSI pencurian di Kuala Pembuang kian marak sejak beberapa pekan terakhir. Keresahan pun merebak. Sejumlah warga khawatir pelaku menyatroni kediaman mereka.
Berdasarkan informasi, dalam dua pekan terakhir, sudah terjadi beberapa terjadi pencurian di tempat berbeda.
Pelaku kerap beraksi di malam hari saat penghuni rumah tengah tertidur pulas.
Seperti yang dialami Hapid Ansari (30), warga Jalan Piere Tendean Gang Stadion I Kuala Pembuang, Rabu (20/1), sekitar pukul 02.00 WIB.
Dari kejadian itu, korban kehilangan sejumlah barang berharga seperti dompet berisi uang sebanyak Rp900 ribu, beberapa buah buku tabungan, BPKB kendaran, satu buah HP nokia serta satu set perlengkapan olahraga fustal seperti sepatu dan tas.
“Dia beraksi dengan mencongkel atau membuka paksa jendela yang berada di samping pintu masuk. Saat maling beraksi, saya tidak mendengar suara apa-apa karena tidur di kamar. Padahal jendela sudah dikunci sebelumnya,” kata Hafid, Rabu (20/1).
Hafid menuturkan, barak yang ditempatinya terdiri sebanyak tiga pintu yang dihuni oleh penghuni lain.
Saat beraksi, maling sebelumnya sempat ingin memasuki barak yang berada disamping kanan dan kiri. Namun tidak berhasil karena tidak mampu membuka jendela.
“Masih ada bekas congkelan pada jendela barak lain di sini. Namun hanya jendela punya saya yang berhasil dicongkel,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, Hahid mengaku mengalami kerugian sekitar Rp10 juta.
Sementara itu, Gajali Rahman, warga Jalan DI Ponegoro Kuala Pembuang menyampaikan, dalam beberapa minggu terakhir ini dirinya banyak menerima informasi dari pihak warga yang mengaku mengalami kejadian serupa.
(PN/B-11)





