Kepala PLN Rayon Sampit Ginter Theo Limin mengatakan PLN kembali akan memberlakukan pemadaman bergilir. Pasalnya, PLN wilayah Kalselteng (Kalimantan Selatan dan Tengah) sedang melakukan pemeliharaan pembangkit listri di PLTU Asam-Asam, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalsel.
"Sama seperti kendaraan bermotor, agar tetap awet dan dapat dikendarai dengan nyaman maka harus rutin diservis, begitu juga dengan mesin pembangkit listrik, butuh pemeliharaan berkala yang baik," kata Ginter saat ditemui <Borneonews> di ruang kerjanya, Jumat (28/1/2016).
Ia melanjutkan siklus pemeliharaan mesin pembangkit sekelas PLTU Asam-Asam harus dilakukan setiap 8 ribu jam operasi. Artinya, setiap beroperasi 8 ribu jam, maka unit pembangkit harus berhenti beroperasi dan diberikan tindakan pemeliharaan.
"Hal itu dilakukan sebagai salah satu proses pengelolaan pembangkit yang baik, guna menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan, serta meminimalisir potensi kerusakan yang lebih parah akibat umur pemakaian," terang dia.
Menurut Ginter, pemeliharaan akan dilakukan pada mesin pembangkit PLTU Asam-Asam unit 1, 3 dan 4. Kemudian pemeliharaan juga dilakukan pada salah satu Excess Power di PLTU Makmur Sejahtera Wisesa (MSW) milik PT Adaro Energy Tbk. “Pemeliharaan itu tidak dilakukan secara serentak, namun secara berkala,” ungkap Ginter.
Berdasarkan jadwal pemadaman bergilir yang telah ditetapkan PT PLN Wilayah Kalselteng, pemadaman siang hari akan dilakukan di sebagian Jalan Ahmad Yani, HM Asyad Km 1 sampai dengan Bundaran KB, Komplek Wijaya Kesuma, Perumnas, Perumahan KPR BTN, Pepabri, Jalan Kapten Mulyono dan sekitarnya. Kemudian,Jalan S. Parman, R.A. Kartini, Cristopel Mihing, Sekabumi, Srigading dan sekitarnya.
“Pemadaman ini akan diberlakukan sejak Jumat hingga perbaikan selesai yang direncanakan pada Juni 2016 mendatang. Pemadaman itu juga tidak hanya terjadi di Sampit namun hampir diseluruh Kalsel dan Kalteng,” kata Ginter. (MH/B-8)




