PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau (Pemkab Pulpis) menghadiri Rapat Komite Koordinasi ACIAR Project FST 2016/144 yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang Rimbawan 3 Gedung Manggala Wanabhakti, Bogor itu, dihadiri langsung oleh Bupati Pulang Pisau Pudjitustaty Narang didamping beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bupati Pulpis perempuan pertama Bumi Handep Hapakat itu dalam rilisnya menyampaikan Aciar Project PST 2016/144 adalah improving Community Fire Management and Pestiand Restaraton in Indonesis merupakan proyek kolaboratif antara Indonesia dan Australis dibawah koordinasi Pusat Standardisasi Instrumen Ketahanan Bencana dan Perubahan Iklim, Badan Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutananan.

"Kegiatan ini dilaksanakan sejak 2019 di Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah, dibawah koordinasi Pusat Standardisasi Instrumen Ketahanan Bencana dan Perubahan Iklim, Badan Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutananan," ucap Taty sapaan akrab Bupati Pulpis.

Ia mengungkapkan kegiatan itu memiliki beberapa tujuan yakni untuk mencegah kebakaran yang tidak diinginkan melalu pengelolaan penyebab dan pemicu kebakaran lahan gambut. 

--page

Kedua melakukan mengidentifikasi opsi mata pencaharian yang inidusif dan berkelanjutan bagi masyarakat di lokasi gambut yang telah dibasahi kembali. Selanjutnya mengukur dampak praktik restorasi lehan gambut pada karakteristik gambut, dinamika air, dan opsi system produksi.

"Kita berharap dengan kegiatan ini dapat meningkatkan aspek kelembagaan, sosisi dan kebijakan dari inisiatif restorasi gambut dan kebijakan pencegahan kebekaran lehan gembut," ungkapnya. 

Taty mengungkapkan pihaknya akan mendukung manajemen yang efektif dan penyebaran pengetahuan untik restorasi lehan gambut dan pencegahan kebakaran.

"Kami hadir dalam rangka penyampaian cepaian target, tentangan dan keberlanjutan proyek untuk memperoleh arahan penelitian lebih lanjut," tutupnya. (ang)