LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Modal utama kepolisian dalam melaksanakan tugasnya adalah kepercayaan masyarakat. Sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, anggota kepolisian terutama di Polres Lamandau harus dapat menjadi sosok yang dekat dan dipercaya.

“Kita tidak bisa kerja tanpa kepercayaan masyarakat. Karena modal utama kita itu kepercayaan masyarakat,” ungkap Kapolres Lamandau AKBP Bronto Budiyono saat dikonfirmasi pada Jumat, 4 November 2022.

Sejak Selasa 1 November 2022, Polres Lamandau menggelar operasi program ‘Quick Wins Presisi’ di wilayah hukumnya. Program Polri yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia itu akan berlangsung selama 40 hari hingga 10 Desember 2022 mendatang.

Quick Wins Presisi Polri, meliputi 10 program turunan antara lain pengembangan SDM unggul, perbaikan interaksi Polri dengan masyarakat di jalan atau area publik, optimalisasi pelayanan publik, optimalisasi pemolisian masyarakat, serta manajemen media.

Selanjutnya penguatan kerjasama dengan pihak eksternal, penerapan budaya integritas dan anti korupsi, respon problem akut serta mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

--page

Seluruh anggota Polres Lamandau, kata Kapolres, telah melaksanakan program Quick Wins Presisi melalui peningkatan pelayanan kemasyarakatan dan pengaturan lalu lintas di wilayah Kota Nanga Bulik.

“Quick wins kita laksanakan dalam upaya untuk menggaet kembali kepercayaan masyarakat kepada Polri yang sedang luntur. Kita berusaha bagaimana kita bisa mengembalikan semua itu, karena kita tak  bisa kerja tanpa kepercayaan masyarakat,” tegas Bronto.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo juga mengingatkan anggota polisi agar bersikap bijaksana dan profesional dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Kapolri ingin agar polisi dicintai sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. (HENDI NURFALAH/B-5)