MARAKNYA perga­ul­an bebas di ka­la­ngan remaja saat ini sudah mem­prihatinkan sehingga perlu perhatian khusus dari orangtua dan sekolah.


Pergaulan yang menyeret anak didik mulai merasuki pe­lajar di Sukamara, sehingga wajar jika dinas pendidikan tidak henti-hentinya meng­ing­at­kan dan mengimbau­ agar mereka menjauh pergau­lan haram itu.


Sekretaris Dikpora Sukama­ra, Karyono mengatakan nar­ko­ba dan kenakalan remaja saat ini sudah sangat mengha­watirkan, sehingga harus menjadi perhatian khusus bagi Dikpora untuk meng­ing­atkan dan memberikan bim­bingan.


Saat memberikan arahan di­acara ‘Gelar Pretasi Siswa SMK Tingkat Kabupaten Suka­mara, Karyono berpesan ke­pa­da seluruh pelajar untuk menjaga diri dan membatasi diri dalam bergaul agar tidak terjerumuskan dalam lembah hitam yang tentunya bisa menghancurkan masa depannya.


“Jangan layu sebelum ber­kembang. Kalian harapan orangtua. Masa depan orang­tu­a kalian, harapan adik-adik kalian, sehingga jangan pu­puskan harapan orangtua ka­lian,” ujarnya.


Dia berharap dengan berba­gai kegiatan yang diadakan Dikpora bisa menjadikan anak-anak ke arah yang lebih po­sitif dengan kegiatan bisa men­jauhkan mereka dari an­caman kenakalan.


Menurutnya untuk meng­ata­­si masalah yang saat ini se­dang menjajah pemuda Su­kamara perlu adanya campu­r tangan dari keluarga.


Orantua perlu tahu kegiat­an serta dengan siapa anak ber­gaul. Itu dilakukan untuk­ mengontrol pergaulan anak­nya agar tidak salah dalam ber­teman.


“Ini juga harus diperhati­kan pihak keluarga, karena tidak bisa sepenuhnya dise­rahkan kepada sekolah. Sekolah hanya bertanggungjawab saat jam sekolah. Selebihnya tanggung jawab keluarga,” tandasnya. (MG-13/B-6)