Warga Dusun Rongkang, Desa Natai Baru, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dikejutkan dengan adanya salah seorang anak berumur 12 tahun bernama 


Kalil Kurniawan, 12, tewas tenggelam saat sedang bermain di lanting pinggir anak Sungai Mentaya.


“Dia tenggelam, Kamis sekitar pukul 11.30 WIB dan ditemukan pada pukul 13.00 WIB oleh puluhan warga yang berusaha mencarinya,” ujar Kapolsek Sungai Sampit Iptu I Made Rudia, Jumat (19/2/2016).


Jasad anak dari Subhan dan Asih, warga Dusun Rongkang, Desa Natai Baru, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) itu ditemukan tidak jauh dari lanting yang menjadi tempat dirinya bermain.


Sedangkan tenggelamnya anak itu bermula ketika ia bersama dua orang temannya yakni Ansor (12) dan Panut (12) pulang sekolah. Saat itu korban mengajak kawannya tersebut untuk bermain di lanting.


Sesampainya di tempat itu, tiba-tiba korban langsung terpeleset dan jatuh ke sungai. Teman korban yang melihat hal itu berupaya menolongnya. Namun tidak berhasil. Hanya ada riak di air dan sedikit tangan korban yang melambai.


Teman korban yang melihat hal itu tidak berani terjun ke sungai karena mereka juga tidak bisa berenang. Namun mereka langsung berinisiatif berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan itu langsung berdatangan dan terjun ke sungai untuk mencari jasad korban.


Secara bergatian dan hanya bermodalkan tali, para warga menyelam di sungai tersebut. Setelah satu setengah jam, pencarian wargapun hasil. Mereka menemukan jasad Kalil.


“Beruntung jasad korban dapat ditemukan. Namun ketika kami hendak membawa jasad itu ke puskesmas untuk di visum. Keluarganya menolak, mereka menganggap hal itu sudah suratan takdir dari Yang Mahakuasa. Tewasnyapun juga jelas karena tenggelam,” ujar Rudia. (M.HAMIM/m)