BORNEONEWS, Palangka Raya - Kantor Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan temu wartawan awal tahun 2023 pada Rabu, 18 Januari 2023 di Sulthan Resto Palangka Raya.
"Pertemuan ini dilaksanakan untuk mendiseminasikan perkembangan ekonomi terkini 2022 dan outlook tahun 2023," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalteng, Yura Djalins.
Pertemuan ini dilakukannya sebagai upaya "balas dendam" lantaran selama menjabat sejak Februari 2022 lalu dirinya sempat menjanjikan akan melakukan pertemuan dengan wartawan minimal 2 bulan sekali namun tidak terealisasi.
"Kita hanya pernah bertemu berkumpul saat menjelang pelaksanaan Pesona Tambun Bungai bulan Agustus 2022 dulu dan baru Januari 2023 ini bisa saya laksanakan lagi pertemuan dengan teman-teman wartawan ini," tuturnya.
Yura Djalins mengusahakan pertemuan ini juga menurutnya lantaran pada Februari 2023 mendatang dirinya akan dipindahtugaskan kembali dan tidak lagi menjabat di Kalteng.
"Bulan depan saya dipindahtugaskan lagi, tepat setelah satu tahun saya bertugas di Palangka Raya, ke Bank Indonesia Perwakilan Medan. Makanya saya usahakan untuk bertemu teman-teman wartawan kembali untuk menyampaikan perkembangan ekonomi Kalteng sekaligus saya berpamitan," tuturnya lagi.
--page
Sementara itu secara regional, pertumbuhan ekonomi Kalimantan justru menunjukkan tren positif di tengah tensi geopolitik Rusia dan Ukraina serta kebijakan moneter agresif yang mendorong ketidakpastian pasar keuangan global pada tahun 2022.
"Pada triwulan II, pertumbuhan mencapai 4,25% (yoy), sementara pada triwulan III meningkat menjadi 5,67% (yoy)," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalteng, Yura Djalins pada kegiatan temu wartawan awal tahun 2023 pada Rabu, 18 Januari 2023.
Sementara itu, lanjutnya, pertumbuhan ekononomi Kalteng sebesar 6,74% (yoy) pada triwulan II, lebih tinggi diatas rata-rata pertumbuhan ekonomi Kalimantan dan nasional.
"Pertumbuhan ekonomi Kalteng yang impresif pada triwulan ini didukung oleh sektor pertanian, pertambangan, dan industri pertambangan," jelas Yura lagi.
Pertumbuhan Kalteng juga menurutnya disokong oleh kinerja ekspor yang kian membaik.
"Khususnya oleh sektor pertambangan yang kontribusinya pada total ekspor Kalteng (79%) pada tahun 2022 meningkat dibandingkan pada tahun 2021 (68%)," tuturnya. (TESTI PRISCILLA)









