Warga Jl Mawar, Desa Jaya Karet, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendadak geger. Ada dua orang penjaga bangunan walet yang harus dilarikan ke rumah sakit akibat ditikam maling yang berusaha mencuri sarang burung walet di tempat tersebut.
Pembacokan yang dilakukan maling itu terjadi pada Senin (22/2/2016) sekitar pukul 22.30 WIB. Dua orang yang menjadi korban tersebut yakni Ahmad Kumairi (32) warga Desa Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara. Ia mengalami luka sabetan pada kedua tangannya. Sementara Bahrun, 57, warga Desa Jaya Karet tersbeut mengalami luka di pipi hingga lehernya.
“Kedua korban langsung kami bawa ke Rumah Sakit Suwasta Sari Medika, dan saat ini mulai sadar dan sudah bisa berbicara,” ujar Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan melalui Kapolsek Jaya Karya Iptu Azmi Halim, Selasa (23/2/2016).
Usai menikam korban, tersangka langsung kabur ke dalam hutan. Namun berhasil ditangkap oleh jajaran polsek pada Selasa (23/2/2016) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Pelaku pencurian itu adalah Arsalim, 63, warga Komplek Depsos, Kelurahan Basirih Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.
“Pelaku yang kabur sudah kami tangkap, dan saat ini masih dirawat di RSUD Dr Murjani Sampit, karena menderita luka tembakan saat melawan anggota dan luka sabetan di perut sebelah kanan, akibat parangnya sendiri,” lanjut Azmi.
Saat ini polisi masih menunggu kesembuhan pelaku, dan akan melakukan pendalaman atas kasus tersebut. Selain itu ternyata Arsalim adalah seorang residivis pelaku pencurian dengan kekerasan yang selama ini buron.
Sementara kejadian tersebut bermula saat kedua korban melihat ada lubang cukup besar di bagian samping bangunan itu pada sore harinya. Sekitar pukul 22.30 WIB, mereka berdua memutuskan untuk mengecek kembali bangunan tersebut, dengan maksud untuk memancing pencurinya.
Namun di luar dugaan, ternyata si pencuri sudah lebih dulu masuk ke dalam bangunan sarang burung walet tersebut. Saat Badrun masuk ke dalam lubang itu, dia langsung diserang menggunakan parang oleh pelaku dan mengalami luka di bagian pipi hingga lehernya.
Setelah menikam Bahrun, pelaku berusaha kabur. Nmun Ahmad Kumairi yang menjaga di luar langsung menghadangnya. Terjadilah duel di antara mereka, hingga korban mengalami luka di kedua belah tangannya. Adapun barang bukti yang berhasil disita yakni satu buah parang, telepon genggam, dan sebuah senter.
“Belum diketahui berapa sarang burung walet yang sudah dicurinya. Namun yang pasti kasus tersbeut akan kami dalami secepatnya,” ungkap Azmi. (M HAMIM/m)





