BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Otto Fitriandy mengatakan bahwa kondisi sektor Industri Keuangan Non Bank untuk Kalteng di tahun 2022 masih tergolong baik.
"Kondisi sektor industri jasa keuangan non bank pada 2022 masih tergolong baik dengan piutang pembiayaan tumbuh sebesar 33,57 persen dengan NPF sebesar 1,01 persen, pada sektor Asuransi, Premi pada Desember 2022 sebesar Rp847 miliar atau tumbuh sebesar 27 persen dengan total klaim sebesar Rp912 miliar," kata Otto dalam kegiatan Media Update pada Kamis, 16 Februari 2023.
Pada sektor Pasar Modal, katanya, menunjukkan kinerja yang sangat baik, dengan jumlah investor selalu meningkat dari tahun ke tahun.
"Untuk tahun 2022 meningkat sebesar 42,2% dengan jumlah investor sebanyak 80.605," bebernya.
Sedangkan jumlah transaksi yang terjadi, lanjut Otto, sebesar Rp496,52 miliar atau tumbuh sebesar 15,11 persen.
--page
"Kabupaten Kotawaringin Barat memiliki jumlah transaksi terbanyak dengan porsi 52 persen dari total transaksi yang terjadi, disusul Kota Palangka Raya 33 persen dan Kabupaten Kotawaringin Timur 9 persen dari total transaksi di Provinsi Kalimantan Tengah," bebernya. (TESTI PRISCILLA/Y)









