PLN Rayon Buntok kem­bali memadamkan­ listrik. Kali ini lebih parah lagi. Lamanya sampai 10 jam.

Imbasnya, pelayanan publik yang dilakukan pemerin­tah­ Kabupaten Barito Selatan lumpuh total.


“Kami tidak bisa melakukan­ aktivitas apa-apa karena listrik padam,” tutur Aryawan, PNS Dinsoskaertrans Barsel, Senin (29/2/2016).


Dia menyebut listrik padam­ mulai pukul 04.30 WIB hingga pukul 14.30 WIB.


Parahnya lagi, setelah lis­trik menyala, tapi tidak la­ma kemudian padam lagi dan baru hidup pukul 15.30 WIB.


Dengan begitu pelayanan pe­merintahan atau kegiatan­ lainya tidak bisa dilaksana­kan. Terpaksa ditunda besok.


“Kita mengharapkan PLN mem­beritahukan terlebih du­lu kalau mau melakukan pe­madaman sehingga masyarakat tahu dengan jelas apa penyebabnya,” ucapnya.


Rendi Salam, seorang warga Buntok, Barsel lainnya juga mengeluhkan pemadaman­ listrik yang dilakukan secara mendadak itu.

Praktis, dia tidak bisa me­ma­sak nasi dengan mengguna­kan rice cooker.


Rendi pun terpaksa harus makan di warung.


“Untuk itu kami mengharap­kan PLN tidak melakukan pemadaman total seperti ini, sebab sangat merugikan,” tandasnya.


Sayangnya saat hendak dikonfirmasi Borneonews, Manajer PLN Rayon Buntok, Legiman tidak mau ditemui.

Menurut informasi dari security yang bersangkutan sedang ada di ruang mesin.


“Bapak sedang di belakang di ruang mesin,” kata Satpam.­ (URIUTU DJAPER B-6)