SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah (Kalteng) Haris Sadikin, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya berkomitmen untuk perang terhadap narkoba.

Hal ini ia tegaskan setelah ada pemberitaan terkait pengedar sabu yang mengaku sebagai wartawan di Kotawaringin Timur.

"Kita perang terhadap narkoba, kita selalu menggelorakan agar wartawan jauh dari narkoba," ujarnya, Minggu, 26 Februari 2023.

Bahkan pihaknya telah beberapa kali menggandeng BNN mengagendakan beberapa kegiatan sebagai upaya pencegahan keterlibatan wartawan dalam kasus narkoba. 

"Kita selalu menyerukan wartawan khususnya PWI Kalteng berkomitmen untuk perang terhadap narkoba," tuturnya. 

--page

Ia selalu memberikan imbauan kepada wartawan untuk tidak menjadi agen yang turut menyosialisasikan narkoba baik secara jenis maupun keuntungan bisnisnya.

Pihaknya menegaskan kepada seluruh wartawan untuk selalu menekankan pemberitaan pada dampak dan hukuman penyalah gunaan narkoba. 

Sebelumnya, diberitakan bahwa Satres Narkoba Polres Kotim menangkap seorang bandar sabu yang mengaku sebagai wartawan berinisal FN alias Udin (44) di Jalan Enka Permai, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu 19 Februari 2023.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotawaringin Timur (Kotim) Siti Fauziah memastikan bahwa orang tersebut bukan sebagai seorang wartawan yang terdaftar di PWI Kotim. 

"Pelaku bukan anggota PWI bahkan bukan dari bagian keluarga besar PWI Kotim, secara pribadi saya sebagai Ketua PWI Kotim tidak mengenalnya," kata Siti Fauziah. (DEWI PATMALASARI/H)