SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Capil) Kotawaringin Timur (Kotim) menargetkan 25 persen penduduk di wilayah ini menggunakan Identitas Kependudukan Digital (IKD) tahun ini. 

"Target minimal di tahun 2023 mencapi 25 persen dari jumlah wajib KTP se-Kabupaten nantinya akan menggunakan dan sudah menginstal identitas kependudukan digital di HP Androidnya masing-masing," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Agus Tripurna Tangkasiang, Jumat, 3 Maret 2023.

Proses penginstalan dapat dilakukan di Mal Pelayanan Publik (MPP) maupun kantor Disdukcapil Kotim dengan membawa E-KTP dan perangkat HP android.

"Nanti petugas kita akan membantu proses verifikasi untuk mengaktifkan IKD," tuturnya. 

Proses pembuatan IKD tidak memakan waktu lama. Namun masyarakat tidak dapat melakukan pendaftaran secara mandiri karena ada tahapan verifikasi yang harus dilakukan oleh petugas Disdukcapil.

--page

IKD merupakan salah satu upaya pemerintah pusat untuk mempermudah penggunaan KTP. Selain itu, IKD merupakan solusi kelangkaan blanko E-KTP yang sering kosong. (DEWI PATMALASARI/J)