TOKO elektronik LGC Mobile Store, dibobol maling dengan kerugian sekitar Rp1 miliar. Pelakunya kebilang nekat, karena toko tersebut hanya terhaLang tiga toko dari markas Sub Datasemen Polisi Militer (Denpom) XII/2-2 Pangkalan Bun dan depan Puskesmas, Jalan Pangeran Antasari, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawari-ngin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah.


Belum diketahui persis kapan sang maling beraksi. Yang pasti, pada saat toko itu hendak dibuka, Rabu (9/3/2016) pukul 09.00 WIB, kondisi rolling door sudah menganga sekitar 3 cm, kunci gembok terlepas, dan rantainya putus.


‘’Melihat itu, saya sudah berfirasat buruk,” kata Febri, penjaga toko tersebut.

Ia pun segera membuka lebar rolling door. Benar saja, kondisi di toko berantaakan. Sebanyak 10 unit laptop merek Toshiba, Asus, dan Accer, serta 50 ponsel berbagai tipe dan merk, lenyap dari dalam etalase.


‘’Kerugian sekitar Rp1 miliar,” ungkap Fathur, pemilik LGC Mobile Store, singkat.


Tim Identifikasi Polres Kobar, yang tiba 15 menit kemudian, segera memasang garis polisi. Dari olah tempat kejadian perkara (TKP), mereka menemukan jejak pelaku berupa puntung rokok Gudang Garam, karung, dan tali sepatu. 


Beberapa sidik jari juga ditemukan lalu dipindai untuk bahan penelusuran identitas pelaku. (KK/B-1)